Rabu, 28 Agustus 2013

pembentukan BLACK VEIL BRIDES



      

     Black Veil Brides adalah band rock Amerika yang berdiri pada tahun 2006 di Cincinnati , Ohio . grup band ini terdiri dari Andrew Biersack ("Andy Six") (vocals), Ashley Purdy (bass, backing vocals), Jake Pitts (lead guitar), Jeremy Ferguson (guitar, violin) and Christian Coma (drums).Saat menandatangani kontrak dengan Label  StandBy Records , debut album band ini , We Stitch These Wounds  dirilis pada Juli 2010 dan terjual hampir 11.000 dalam minggu pertama , ranking at #36 on the Billboard Top 200 chart, dan #1 on the Billboard Independent chart. 
Black Veil Brides dikenal karena penampilan mereka yang berbeda, terutama yang terinspirasi oleh Kiss 's persona tahap terkenal serta berbagai 1980 glam acts.

Pembentukan

Black Veil Brides, awalnya disebut "Biersack," dimulai pada tahun 2006 ketika penyanyi Andy sixx, gitaris Johnny Herold, dan bassist Phil Cenedella mulai bermain bersama di Delhi, Ohio.Setelah satu tahun atau lebih bermain di rumah sixx dan meng-upload lagu ke profil mereka Myspace, sixx, Cendella dan Herold datang bersama-sama dengan gitaris Nate Shipp dan drummer Chris "Craven" Riesenberg untuk membentuk versi resmi pertama dari "Black Brides Veil." In 2007, Black Veil Brides placed 2nd in the Cincinnati "Battle of the Bands" at Bogarts. Pada tahun 2007, Black Veil Brides ditempatkan 2 di Cincinnati "Pertempuran Bands" di Bogarts.

Black Veil Brides adalah band Heavy metal yang dipengaruhi band dengan dan elemen.Band ini terbentuk di dalam Los Angeles, California, Amerika Serikat pada tahun 2007.

“LA's up-and-coming sensation, Black Veil Brides, telah menetapkan rilis tanggal 20 Juli untuk penuh mereka sangat panjang debut album diantisipasi, 'We Stitch These Wounds', akan dirilis pada Standby Records.Black Veil Brides akan menghantam jalan dalam mendukung 'We Stitch These Wounds', headlining Hot Topic Presents: The sacred ceremony Tour, bersama dengan Vampires Everywhere, Modern Day Escape, dan Get Scared!. The six-week trek diatur untuk memulai di San Diego pada tanggal 2 Juli.
Riding the success of “Knives and Pens”,dan tur headlining singkat, band ini segera menuju ke studio dengan produser-manajer mereka berpaling-, Blasko, untuk mulai merekam 'We Stitch These Wounds', sebelum memukul jalan lagi sebagai bagian dari Royal Family Tour, bersama Dari First to Last, Eyes Set to Kill, dan Confide.
The band's continued success earned them shelf-space in Hot Topic stores nation-wide, where their merchandise has ranked as high as number two in sales. mereka terus sukses di Hot Topic nasional, di mana mereka memiliki peringkat nomor dua dalam penjualan.Dengan berkembang dan berdedikasi berikut penggemar The Bridesmaids, dan profil MySpace sangat diperdagangkan (rata-rata lebih dari 10.000 dimainkan sehari, memuncak di tempat 9 pada Charts Top MySpace Musik dalam kategori 'Metal'), Black Veil Brides menonjol sebagai satu-satunya nafas LA . "


Senin, 17 Oktober 2011

INTERAKSI SOSIAL


Pengertian Interaksi Sosial
Dalam Ramus Besar Bahasa Indonesia, interaksi didefinisikan sebagai hal saling melakukan aksi, berhubungan, atau saling mempengaruhi. Dengan demikian, interaksi sosial adalah hubungan timbal balik (sosial) berupa aksi saling mempengaruhi antara individu dan individu, antara individu dan kelompok, dan antara kelompok dan kelompok. Sementara itu, Gillin mengartikan interaksi sosial sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antarindividu, individu dan kelompok, atau antarkelompok.
Di dalam hubungan tersebut, individu atau kelompok bekerja sama atau berkonflik, melakukan interaksi, baik formal atau tidak formal, langsung atau tidak langsung. Beberapa contoh interaksi sosial adalah kerja sama antara anggota tim sepak bola dalam sebuah pertandingan (hubungan kerja sama), debat antara para calon presiden dalam memperebutkan kursi presiden (hubungan konflik), perbincangan atau diskusi antara kepala bagian dan bawahan di sebuah kantor (hubungan formal), tawar menawar antara pembeli dan penjual di pasar (hubungan informal).
Dari uraian di atas, terlihat bahwa dalam interaksi sosial terjadi hubungan timbal balik yang melibatkan aspek sosial dan kemanusiaan kedua belah pihak, seperti emosi, fisik, kepentingan. Di dalam interaksi, salah satu pihak memberikan stimulus atau aksi dan pihak lain memberikan respons atau reaksi. Hal ini berbeda dengan hubungan manusia dengan benda mati. Contohnya, ketika seorang ibu sedang mendongeng kepada anaknya. Anak yang mendengarkan kemudian membayangkan isi dongeng yang dituturkan dan terkadang mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Hal ini berbeda dengan kegiatan membanting gelas ketika kita marah. Gelas yang dibanting tidak akan merasakan apa pun, gelas tidak akan marah, atau membalas perbuatan kita. Pada saat.itu tidak terjadi interaksi sosial karena gelas tidak memberikan reaksi apa pun kepada kita. Contoh lain, di dalam sebuah ruangan, ada beberapa orang. Salah seorang memukul kursi, namun yang lain sibuk dengan urusannya masing-masing. Di dalam ruangan tersebut tidak terjadi interaksi sosial karena tidak ada reaksi terhadap aksi pemukulan kursi itu. Dengan demikian, menurut Charles P. Loomis. sebuah hubungan bisa disebut interaksi sosial jika memiliki ciri-ciri berikut.
1.    Jumlah pelaku dua orang atau lebih.
2.    Adanya komunikasi antarpelaku dengan menggunakan simbol atau lambang.
3.    Adanya suatu dimensi waktu yang meliputi masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.
4.    Adanya tujuan yang hendak dicapai sebagai hasil dari interaksi tersebut.
Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Menurut Soerjono Soekanto, interaksi sosial tidak mungkin terjadi tanpa adanya dua syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi.
1. Kontak Sosial
Kata “kontak” (Inggris: “contact’) berasal dari bahasa Latin con atau cum yang artinya bersama-sama dan tangere yang artinya menyentuh. Jadi, kontak berarti bersama-sama menyentuh. Dalam pengertian sosiologi, kontak sosial tidak selalu terjadi melalui interaksi atau hubungan fisik, sebab orang bisa melakukan kontak sosial dengan pihak lain tanpa menyentuhnya, misalnya bicara melalui telepon, radio, atau surat elektronik. Oleh karena itu, hubungan fisik tidak menjadi syarat utama terjadinya kontak.
Kontak sosial memiliki sifat-sifat berikut.
1.    Kontak sosial dapat bersifat positif atau negatif. Kontak sosial positif mengarah pada suatu kerja sama, sedangkan kontak sosial negatif mengarah pada suatu pertentangan atau konflik.
2.    Kontak sosial dapat bersifat primer atau sekunder. Kontak sosial primer terjadi apabila para peserta interaksi bertemu muka secara langsung. Misalnya, kontak antara guru dan murid di dalam kelas, penjual dan pembeli di pasar tradisional, atau pertemuan ayah dan anak di meja makan. Sementara itu, kontak sekunder terjadi apabila interaksi berlangsung melalui suatu perantara. Misalnya, percakapan melalui telepon. Kontak sekunder dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Kontak sekunder langsung misalnya terjadi saat ketua RW mengundang ketua RT datang ke rumahnya melalui telepon. Sementara jika Ketua RW menyuruh sekretarisnya menyampaikan pesan kepada ketua RT agar datang ke rumahnya, yang terjadi adalah kontak sekunder tidak langsung.
2. Komunikasi
Komunikasi merupakan syarat terjadinya interaksi sosial. Hal terpenting dalam komunikasi yaitu adanya kegiatan saling menafsirkan perilaku (pembicaraan, gerakan-gerakan fisik, atau sikap) dan perasaan-perasaan yang disampaikan. Misalnya, seorang gadis dikirimi sekotak cokelat tanpa nama pengirim. Gadis itu menerimanya dengan suka cita. Tapi ia bertanya-tanya, siapa yang mengirimkannya, apa maksudnya, apakah sekotak cokelat itu simbol cinta kasih atau hanya sekadar simbol persahabatan? Pertanyaan-pertanyaan itu merupakan reaksi dan tafsiran si gadis terhadap si pemberi cokelat.
Ada lima unsur pokok dalam komunikasi. Kelima unsur tersebut adalah sebagai berikut.
1.    Komunikator, yaitu orang yang menyampaikan pesan, perasaan, atau pikiran kepada pihak lain.
2.    Komunikan, yaitu orang atau sekelompok orang yang dikirimi pesan, pikiran, atau perasaan.
3.    Pesan, yaitu sesuatu yang disampaikan oleh komunikator. Pesan dapat berupa informasi, instruksi, dan perasaan.
4.    Media, yaitu alat untuk menyampaikan pesan. Media komunikasi dapat berupa lisan, tulisan, gambar, dan film.
5.    Efek, yaitu perubahan yang diharapkan terjadi pada komunikan, setelah mendapatkan pesan dari komunikator.
Ada tiga tahap penting dalam proses komunikasi. Ketiga tahap tersebut adalah sebagai berikut.
1.    Encoding. Pada tahap ini, gagasan atau program yang akan dikomunikasikan diwujudkan dalam kalimat atau gambar. Dalam tahap ini, komunikator harus memilih kata, istilah, kalimat, dan gambar yang mudah dipahami oleh komunikan. Komunikator harus menghindari penggunaan kode-kode yang membingungkan komunikan.
2.    Penyampaian. Pada tahap ini, istilah atau gagasan yang sudah diwujudkan dalam bentuk kalimat dan gambar disampaikan. Penyampaian dapat berupa lisan, tulisan, dan gabungan dari keduanya.
3.    Decoding. Pada tahap ini dilakukan proses mencerna dan memahami kalimat serta gambar yang diterima menurut pengalaman yang dimiliki.

Sabtu, 15 Oktober 2011

PROKLAMASI KEMERDEKAAN


Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
                                                      Djakarta, 17-8-'05
                                                      Wakil2 bangsa Indonesia.


Cara Penyebaran Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Berkas:Peristiwa Proklamasi dan Pemb NKRI 10.jpg
Gedung Menteng 31 yang digunakan sebagai tempat pemancar radio yang baru
Wilayah Indonesia sangatlah luas. Komunikasi dan transportasi sekitar tahun 1945 masih sangat terbatas. Di samping itu, hambatan dan larangan untuk menyebarkan berita proklamasi oleh pasukan Jepang di Indonesia, merupakan sejumlah faktor yang menyebabkan berita proklamasi mengalami keterlambatan di sejumlah daerah, terutama di luar Jawa. Namun dengan penuh tekad dan semangat berjuang, pada akhirnya peristiwa proklamasi diketahui oleh segenap rakyat Indonesia. Lebih jelasnya ikuti pembahasan di bawah ini. Penyebaran proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 di daerah Jakarta dapat dilakukan secara cepat dan segera menyebar secara luas. Pada hari itu juga, teks proklamasi telah sampai di tangan Kepala Bagian Radio dari Kantor Domei (sekarang Kantor Berita ANTARA), Waidan B. Palenewen. Ia menerima teks proklamasi dari seorang wartawan Domei yang bernama Syahruddin. Kemudian ia memerintahkan F. Wuz (seorang markonis), supaya berita proklamasi disiarkan tiga kali berturut-turut. Baru dua kali F. Wuz melaksanakan tugasnya, masuklah orang Jepang ke ruangan radio sambil marah-marah, sebab mengetahui berita proklamasi telah tersiar ke luar melalui udara.
Meskipun orang Jepang tersebut memerintahkan penghentian siaran berita proklamasi, tetapi Waidan Palenewen tetap meminta F. Wuz untuk terus menyiarkan. Berita proklamasi kemerdekaan diulangi setiap setengah jam sampai pukul 16.00 saat siaran berhenti. Akibat dari penyiaran tersebut, pimpinan tentara Jepang di Jawa memerintahkan untuk meralat berita dan menyatakan sebagai kekeliruan. Pada tanggal 20 Agustus 1945 pemancar tersebut disegel oleh Jepang dan para pegawainya dilarang masuk. Sekalipun pemancar pada kantor Domei disegel, para pemuda bersama Jusuf Ronodipuro (seorang pembaca berita di Radio Domei) ternyata membuat pemancar baru dengan bantuan teknisi radio, di antaranya Sukarman, Sutamto, Susilahardja, dan Suhandar. Mereka mendirikan pemancar baru di Menteng 31, dengan kode panggilan DJK 1. Dari sinilah selanjutnya berita proklamasi kemerdekaan disiarkan.
Usaha dan perjuangan para pemuda dalam penyebarluasan berita proklamasi juga dilakukan melalui media pers dan surat selebaran. Hampir seluruh harian di Jawa dalam penerbitannya tanggal 20 Agustus 1945 memuat berita proklamasi kemerdekaan dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Harian Suara Asia di Surabaya merupakan koran pertama yang memuat berita proklamasi. Beberapa tokoh pemuda yang berjuang melalui media pers antara lain B.M. Diah, Sayuti Melik, dan Sumanang. Proklamasi kemerdekaan juga disebarluaskan kepada rakyat Indonesia melalui pemasangan plakat, poster, maupun coretan pada dinding tembok dan gerbong kereta api, misalnya dengan slogan Respect our Constitution, August 17!(Hormatilah Konstitusi kami tanggal 17 Agustus!) Melalui berbagai cara dan media tersebut, akhirnya berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dapat tersebar luas di wilayah Indonesia dan di luar negeri. Di samping melalui media massa, berita proklamasi juga disebarkan secara langsung oleh para utusan daerah yang menghadiri sidang PPKI. Berikut ini para utusan PPKI yang ikut menyebarkan berita proklamasi.